“Krisis Air — ohh tidaaak

  “Krisis Air ….Ohh tidaak”

Dalam rangka Hari Air Sedunia 22 Mei 2011

  Air adalah senyawa yang  sangat penting bagi semua bentuk kehidupan kebutuhan. Air sangat Vital karena sekitar 55% – 78% tubuh manusia terdiri dari cairan dan manusia memerlukan sedikitnya 1 liter air setiap harinya guna menghindari dehidrasi.

 Jadii  …. sudah seharusnyalah kita amat sangat peduli terhadap tersedianya air di muka bumi ini.

 Air bersih penting bagi kehidupan manusia. Di banyak tempat di dunia saatr ini telah terjadi kekurangan persediaan air. Dimusim hujan, air yang turun sebagian besar gagal diserap oleh tanah karena langsung masuk ke selokan menuju kesungai, tanpa  sempat diserap kedalam tanah. Lahan di daerah perkotaan saat ini, sebagian besar telah ditutup oleh semen, aspal dan bangunan lainnya, sementara didaerah lahan-lahan gundul tidak lagi mampu menahan terjangan hujan sehingga mengakibatkan bencana longsor.

 Alih fungsi daerah penyerapan air menjadi sarana komersial maupun tempat tinggal,  saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.  Banjir dan Kemarau yang terjadi dimana-mana adalah akibat salah kelola pengaturan tata ruang yang menyebabkan minimnya daerah yang bisa menyerap air hujan.

 Di beberapa daerah, cadangan air dan beberapa mata air utama bahkan telah dikuasai secara komersial dari perusahaan air mineral yang membuat akses masyarakat  terhadap air semakin terbatas. Sementara kebutuhan air setiap tahunnya terus melonjak seiring dengan lonjakan pertambahan jumlah manusia.

 Lantas ….. , bagaimana dengan kelangsungan hidup manusia bila tak ada lagi yang peduli terhadap kemungkinan terburuk yaitu

“Krisis Air”!!

   Air sudah seharusnya dikelola oleh Negara dengan sebaik-baiknya, selain itu masyarakat juga harus menyadari kewajibannya dengan berpartisipasi penuh dalam setiap kegiatannya.

 Caranya adalah

1: Menghentikan privatisasi pemanfaatan sumber air oleh sekelompok industri

2. Mengajak warga masyarakat untuk membuat lubang Biopori di pekarangan rumah dan memberikan ruang bebas penyerapan air dengan memanfaatkan  lahan yg tersedia bebas dari semen

3. Menggunakan air dengan sangat bijaksana

4. Sebisa mungkin melakukan penanaman pohon dilingkungannya.

5. Penerapan tata ruang yang ramah lingkungan dan memberikan semaksimal mungkin ruang untuk penyerapan air di setiap tempat dimanapun.

6. Mengembalikan fungsi kawasan hutan dan sungai, serta menghentikan pembuangan polutan dari pabrik di sekitar sungai.

Yuuk mulai sekarang kita jaga pasokan air mulai dari lingkungan kita agar terhindar dari berbagai bencana yang tidak kita inginkan.

Jadi mengapa “Hari Air Sedunia” tidak kita jadikan sebuah Moment besar untuk kita lebih memperhatikan cara Pemanfaatan, Pengelolaan dan Bagaimana agar dunia kita ini selalu peduli terhadap persediaan

Gallery | This entry was posted in Go Green. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s